Financial planning

On earning: Never depend on a single income. Make investment to create a second source. On spending: If you buy things you dont need, soon you will have to sell things you need. On savings: Dont save what is left after spending, but spend what is left after savings. On taking risks: Never test the depth of river with both feet. On investment: Dont put all eggs in one basket. On expectation: Honesty is very expensive gift, dont expect it from cheap people.

-Warren Buffett-

 

Baca quotes ini dari blog temen yang menulis soal financial planning Ivan Triyadi..

Dan teringat pesan ibu, kalau kamu sudah bisa hidup dengan uang sekian, kalau pendapatan kamu naik, sebisa mungkin pengeluaran kamu tetap.. karena itulah kebutuhan kamu.. yang lainnya itu keinginan….

Orang yang bangkrut

Suatu ketika Rasulullah saw. Bertanya kepada sahabat-sahabatnya, “Tahukah kalian siapa sebenarnya orang yang bangkrut?” Para sahabat menjawab, “Orang yang bangkrut menurut pandangan kami adalah seorang yang tidak memiliki dirham (uang) dan tidak mermliki harta benda”.

Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, “Orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari Kiamat membawa pahala shalat, pahala puasa, pahala zakatnya dan pahala hajinya, tapi ketika hidup di dunia dia mencaci orang lain, menuduh tanpa bukti terhadap orang lain, memakan harta orang lain (secara bathil), menumpahkan darah orang lain (secara bathil) dan dia memukul orang lain, Maka sebagai tebusan atas kedzalimannya tersebut, diberikanlah di antara kebaikannya kepada orang yang di dzaliminya. Semuanya dia bayarkan sampai tidak ada yang tersisa lagi pahala amal sholehnya. Tetapi orang yang mengadu ternyata masih datang juga. Maka Allah memutuskan agar kejahatan orang yang mengadu dipindahkan kepada orang itu. dan (pada akhirnya) dia dilemparkan ke dalam neraka.

Kata Rosulullah selanjutnya, “Itulah orang yang bangkrut di hari kiamat, yaitu orang yang rajin beribadah tetapi dia tidak memiliki akhlak yang baik. Dia merampas hak orang lain dan menyakiti hati mereka.” (HR Muslim no. 6522, At-Tirmidzi, Ahmad dan lainnya)

Hadits ini pertama kali gw notice dalam suatu ceramah jumat di kota Semarang.. Yang pertama kali terbersit di fikiran gw waktu itu adalah para koruptor di negri ini.. Apakah mereka belum pernah mendengar hadits ini? Atau mereka telah mendengarnya namun mengingkarinya?

Ketahuilah bahwa taubat hanya bisa menghapus dosa terhadap Allah SWT, tidak dapat meghapus dosa sesama manusia.. Satu-satunya cara adalah dengan meminta maaf kepada orang yang kita zhalimi. Di akhirat kita tidak dapat membayar tuntutan/hutang melainkan dengan amal ibadah yang kita bawa.. Maka hati-hatilah juga dengan hutang..

Sehingga, kedzaliman dan hutang kita, akan kita bayar ke saudara kita dengan amal baik yang kita punya. Semakin banyak kedzaliman dan hutang kita yang belum dimaafkan atau kita bayarkan ke saudara kita, semakin banyak amal kita yang kita berikan ke saudara kita. Dan inilah yang bisa menjadikan seseorang itu bangkrut di akhirat. Siapakah orang yang bangkrut di akhirat itu? 

Yaitu orang-orang yang amal baiknya habis tak bersisa, karena digunakan untuk membayar kedzaliman atau pun hutang-hutangnya kepada saudaranya di dunia yang belum sempat terbaryakan. Dan apa yang lebih buruk dari habisnya amal baik itu? Yaitu yang lebih bangkrut lagi, teramat sangat bangkrut, yaitu apabila amal baiknya telah habis, padahal kedzalimannya dan hutang-hutangnya belum terbayarkan semua. Dan apa yang akan terjadi? Yaitu amal buruk saudaranya yang dia dzalimi atau hutangi, akan diberikan kepada dia. Naudzubillahi minzalik.

An-Nisa ayat 175, The Secret before it was cool..

فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَاعْتَصَمُوا بِهِ فَسَيُدْخِلُهُمْ فِي رَحْمَةٍ مِنْهُ وَفَضْلٍ وَيَهْدِيهِمْ إِلَيْهِ صِرَاطًا مُسْتَقِيمًا

Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya. [4:175]

Ini adalah salah satu janji Allah, orang-orang yang berpegang teguh pada agama Allah, akan ditunjuki jalan yang lurus untuk sampai kepada-Nya. Ketika kita menetapkan hati kepada sesuatu, pernahkah kita merasa hal-hal di sekitar kita seolah-olah mendukung hal tersebut? Ngobrol dengan seseorang secara random namun tiba-tiba dia menyampaikan sesuatu yang sangat mengena, menonton tv tiba-tiba ada acara yang berkaitan dengan suatu hal yang sedang kita pikirkan, browsing facebook tau2 ada newsfeed yang mencerahkan, dan hal-hal lainnya yang seolah-olah kebetulan.

Yakin deh, kalau semua itu bukan kebetulan.. Semua itu perpanjangan tangan Allah untuk memberi petunjuk kepada hamba-Nya.. Tidak ada satupun hal yang terjadi yang tidak diketahui oleh Allah. Semuanya terjadi atas kehendak-Nya. Tapi yang sering terjadi kita tidak peka terhadap petunjuk-petunjuk tersebut. Salah satu sahabat gw berdoa untuk dimudahkan dalam memahami petunjuk-petunjuk dari Allah SWT. Mungkin itu salah satu doa yang perlu sering kita panjatkan…..

Keutamaan Shalat

Rasulullah SAW bersabda: Amal pertama yang dihisab pada hari kiamat adalah shalat. Bila shalat seseorang baik maka seluruh amal lainnya akan baik pula. Bila shalat seseorang rusak maka seluruh amal lainnya akan rusak pula

-H.R. Abu Daud

Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Belajar

Mungkin kalimat ini sudah sering didengar oleh telinga kita, bahwa tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar. Belajar atau menuntut ilmu dalam bidang apapun harus senantiasa kita lakukan sampai akhir hayat. Belajar itu tidak harus di institusi formal, karena kehidupan itu sendiri adalah tempat belajar yang sangat teramat luas. Bisa dari lingkungan, masyarakat, teman, kantor, dimanapun, kapanpun, kita selalu bisa untuk mengambil sebuah pelajaran. Dan tulisan ini lebih dikhususkan belajar dalam urusan agama..

Bagi orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah dilahirkan dalam keluarga muslim, disekolahkan di sekolah Islam, tinggal di lingkungan yang kondusif untuk belajar agama, kita seharusnya sangat bersyukur kepada Allah. Jangan sampai merasa puas dalam belajar agama karena kita harus selalu melihat ke atas dalam urusan agama/ibadah dan melihat ke bawah dalam urusan duniawi. Hal tersebut ditujukan agar kita tidak pernah berpuas diri untuk selalu menyempurnakan ibadah (menyadari bahwa selalu ada yang ibadahnya lebih baik) dan senantiasa merasa bersyukur atas rezeki yang telah kita terima, tidak serakah, dan berlebih-lebihan (bersyukur karena menyadari bahwa banyak yang lebih membutuhkan dari kita).

Dari kecil kita diajari agama islam, di bangku sekolah, dari orang tua, masjid, dan sekitarnya.. Namun hendaknya kita tidak boleh berhenti untuk mempelajari agama ini. Satu hal yang kerasa banget saat ini..

..Sudahkah kita mengetahui konsekuensi dari syahadat yang kita baca?

..Sudahkah solat kita sempurna?

..Sudahkah kita memahami setiap bacaan solat, meresapi dan merenungkannya, dan solat dengan khusyuk?

..Sudahkah kita memahami doa yang kita panjatkan sehari-hari?

..Sudahkah kita membaca Al-qur’an yang tidak sekedar membaca namun juga memahami artinya?

..Sudahkah kita mengetahui kisah perjuangan rasul ketika membawa Islam pada jaman jahiliyah?

..Sudahkah kita tahu sejarah keemasan islam dan kekhalifahan?

..Sudahkah kita memikirkan umat?

..Yang sedang memantaskan diri #eh, sudahkah kita tahu apa yang dimaksud ‘memantaskan diri’ itu?

..Sudahkah kita meyakini bahwa hukum yang benar berasal dari Al-Quran dan sunahnya, bukan dari opini publik?

..Sudahkah kita mencari tahu akan sesuatu sebelum menjudge sesuatu?

..Sudahkah kita ridho dengan Islam? Apakah kita termasuk golongan yang malah takut dengan agama kita sendiri ketika mengetahui ajaran Islam yang tidak sesuai dengan keinginan hati (yang penuh nafsu dan godaan syetan) kita?

……….

………

……..

…….

……

…..

….

..

.

.

.

Tidak ada manusia yang sempurna karena kesempurnaan hanya milik Allah.. Daftar tersebut seharusnya tidak ada habisnya karena kita harus terus menyempurnakan ibadah kita, karena tujuan diciptakannya jin dan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah. Kita hidup di dunia untuk mendapat ridha Allah dan mendapatkan balasan di akhirat.. “Apa tujuan hidupmu? Afterlife..” quote dari seorang sahabat 🙂

Kembali lagi, kalo dihubungkan dengan judul tulisan ini, untuk mencapai semua itu kita perlu belajar.. Belajar dengan sadar, bukan karena ikut dengan sistem, tapi benar-benar sadar atas keinginan dan kesadaran sendiri.. Mungkin semua hal di atas sudah pernah kita pelajari dalam sistem pendidikan, bersyukurlah karena kita tinggal mereviewnya kembali.. Namun bagi yang belum, atau yang dulunya belajar karena sekedar masuk dalam sistem, tidak ada kata terlambat untuk belajar, dan belajar bisa dari mana saja.. Belajar Belajar Belajar!!

Yuk Qurban Yuuuk!!

Nggak kerasa, udah mau Qurban lagi aja di tahun 2012 ini.. Insya Allah pada tanggal 26 Oktober 2012 nanti umat muslim di seluruh dunia akan melaksanakan ibadah qurban. Mungkin pada merasa sudah cukup mengetahui hal-hal mengenai ibadah Qurban ini, secara dari SD udah diajarin kan!? Tapi coba disimak artikel berikut ini yang menjelaskan segala sesuatu tentang ibadah Qurban. Memang agak panjang sih, tapi ada beberapa hal baru yang baru gw ketahui setelah membaca ini lhoh! Buat yang saking sibuknya dan nggak sempet membaca artikel sepanjang ini, gw coba tandain dengan Bold dan Underline serta ditambahi komentar dengan tulisan berwarna biru hal-hal yang menurut gw penting, jarang diketahui gw orang-orang, kebiasaan-kebiasaan yang umum di masyarakat namun menyalahi tata cara qurban, dan yang baru gw tahu setelah membaca artikel ini..

Panduan Ibadah Qurban

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya, Maka shalatlah untuk Rabbmu dan sembelihlah hewan.” (Qs. Al Kautsar: 2) Syaikh Abdullah Alu Bassaam mengatakan, “Sebagian ulama ahli tafsir mengatakan; yang dimaksud dengan menyembelih hewan adalah menyembelih hewan qurban setelah shalat Ied.” Pendapat ini dinukil dari Qatadah, Atha’ dan Ikrimah (Taisirul ‘Allaam, 534, Taudhihul Ahkaam IV/450, & Shahih Fiqih Sunnah II/366). Dalam istilah ilmu fiqih hewan qurban biasa disebut dengan nama Al Udh-hiyah yang bentuk jamaknya Al Adhaahi (dengan huruf ha’ tipis).

Pengertian Udh-hiyah

Udh-hiyah adalah hewan ternak yang disembelih pada hari Iedul Adha dan hari Tasyriq dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah karena datangnya hari raya tersebut (lihat Al Wajiz, 405 dan Shahih Fiqih Sunnah II/366)

Keutamaan Qurban

Menyembelih qurban termasuk amal salih yang paling utama. ‘Aisyah radhiyallahu’anha menceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari Nahr (Iedul Adha) yang lebih dicintai oleh Allah melebihi mengalirkan darah (qurban), maka hendaknya kalian merasa senang karenanya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim dengan sanad sahih, lihat Taudhihul Ahkam, IV/450)

Hadis di atas didla’ifkan oleh Syaikh Al Albani (Dla’if Ibn Majah, 671). Namun kegoncangan hadis di atas tidaklah menyebabkan hilangnya keutamaan berqurban. Banyak ulama menjelaskan bahwa menyembelih hewan qurban pada hari idul Adlha lebih utama dari pada sedekah yang senilai atau seharga dengan hewan qurban, atau bahkan lebih utama dari pada sedekah yang lebih banyak dari pada nilai hewan qurban. Karena maksud terpenting dalam berqurban adalah mendekatkan diri kepada Allah. Bukan semata-mata nilai binatangnya. Disamping itu, menyembelih qurban lebih menampakkan syi’ar islam dan lebih sesuai dengan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. (lihat Shahih Fiqh Sunnah 2/379 & Syarhul Mumthi’ 7/521) Continue reading

Lebenslangerschicksalsschatz

Mungkin kemaren-kemaren ada juga yang liat kata ini, entah di tweet orang, facebook, status BBM, atau yang lainnya.. Awalnya juga gw nggak tau ini artinya apaan sih.. Ternyata itu dari HIMYM season 8 episode 1 yang baru keluar.. Akhirnya karena penasaran, langsung deh download dari torrent 😀

Buat yang ngga ngikutin HIMYM, di episode ini nyeritain lanjutan dari episode sebelumnya *spoiler alert* dimana Ted Mosby akhirnya pergi bareng Victoria yang pada hari itu seharusnya menikah dengan Klaus, but she left him for Ted.. Tanpa diketahui Victoria, ternyata Klaus juga berencana untuk membatalkan pernikahan dengan Victoria.. Satu hal yang membuat Ted bertanya-tanya adalah kenapa Klaus tidak mau menikahi Victoria padahal dia wanita yang begitu hebat.. Dan inilah percakapan antara Ted dan Klaus di stasiun kereta Farhampton..

Ted : I-I just have one quick question, Victoria seems like a great girl.. Why wouldn’t you want to marry her?

Klaus : Ach, Okay, Victoria is “wunderbar”. “wunderbar” is the German word for wonderful.. There is a word in German “Lebenslangerschicksalsschatz”.. and the closest translation would be “Lifelong Treasure of Destiny”.. And Victoria is “wunderbar”, but she is not my “Lebenslangerschicksalsschatz”.. She is my “Beinaheleidenschaftsgegenstand” .. It means “the thing that is almost the thing that you want…… but it’s not quite.” Das ist Victoria to me..

Ted: How do you know she’s not “Lebenslangerschicksalsschatz”? I mean, maybe as the years go by, she’ll get Lebenslangerschicksalsschatz-ier?

Klaus: Oh, nein, nein, nein.. “Lebenslangerschicksalsschatz” is not something that develops over time. It is something that happens instantaneously. It courses through you, like the water of a river after storm…. Filling you and emptying you all at once.. You feel it throughout your body… In your hands… In your heart… In your stomach… In your skin… Have you ever felt this way about someone?

Ted: Yeah, I think so..

Klaus: If you have to think about it, you have not felt it..

Ted: And you’re absolutely sure you’ll find that someday?

Klaus: Of course, everyone does eventually. You just never know when or where..

So.. have you met your Lebenslangerschicksalsschatz?