Ayo Berhemat

Buat yg blm tau, APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) adalah sebuah organisasi yang beranggotakan para pengusaha2 dari seluruh Indonesia, berbeda dengan organisasi – organisasi buruh yang selalu meminta kenaikan UMR dll, APINDO adalah organisasi yang membela kepentingan pengusaha agar tidak merugi dalam berbagai hal. Dalam kenaikan upah misalnya, tentunya pengusaha punya pertimbangan2 tersendiri dalam hal tersebut jadi ngga bisa diliat dari sisi buruhnya aja.. kalo minta naik upah smua tp daya beli masyarakat lg berkurang bgini bisa2 malahan ada PHK..

Bokap gw selaku ketua Apindo bekasi kmaren kerja sama dengan PLN buat ngadain seminar sosialisasi mengenai pemadaman listrik yang kerap terjadi belakangan ini. Mungkin bagi kita listrik mati beberapa jam Cuma bikin bt, bosan dan jadi g jelas ngapain drumah.. Tp bagi pengusaha2 pabrik, matinya listrik menimbulkan kerugian yang sangatlah besar. Para karyawan dan buruh yang datang tanpa bisa bekerja menghasilkan output tetap harus dibayar, mesin2 yang rusak karena tidak stabilnya listrik, keterlambatan produksi sampai pembatalan jual beli. Kerugian bisa mencapai milyaran, karena itulah para pengusaha berkoar2 meminta penjelasan dari PLN apa yg terjadi sebenarnya.

Awalnya gw aga males dengerin nih seminar, sambil maen Zuma di HP gw duduk2 nyantai aja di kursi blakang2. Tapi mayan ada teh manis anget sama kopi serta kue2 kecil kalo gw laper. Lagian kn gw juga uda masuk elektro, mungkin berguna buat nentuin subjur gw nanti.. Seminar pun dimulai, diawali dengan penjelasan mengenai kondisi perlistrikan di Jawa Barat dan Banten. Ternyata semuanya ada hubungannya dengan kenaikan harga BBM. Dengan naiknya harga BBM, maka pabrik2 yang dulu masih beroprasi dengan Generator sendiri mulai bergantung sepenuhnya kepada PLN. Harga solar industri yang mencapai Rp 10.300 per liter tentunya membuat para pengusaha pikir 2 kali untuk menggunakannya. Akhirnya PLN kekurangan daya 100 MW setiap harinya. Kekurangan daya tersebut melonjak parah lagi pada tanggal 28 dan 29 Mei kemaren, hari dimana terjadi pemutusan listrik secara tiba2 dan sepihak oleh PLN. Mereka menjelaskan hal tersebut dilakukan dengan sangat terpaksa untuk menjaga keberlangsungannya perlistrikan Jawa barat dan Banten. Jikalau mereka tidak memutuskan listrik di hari itu, maka dipastikan perlistrikan Jawa Barat dan Banten akan collapse dan dibutuhkan 12 – 18 jam untuk pemulihannya sendiri.

Bicara soal PLN, perusahaan utama perlistrikan di Indonesia ini ternyata benar2 sedang kesusahan. Setiap tahun PLN mendapat subsidi yang cukup besar. 60,1 Trilyun rupiah! yang katanya kalo dpake buat bikin jalan tol Jakarta – Surabaya uda bisa bolak balik jalannya. Subsidi tersebut dipakai untuk menutupi kerugian PLN menjual listriknya. PLN menjual listriknya dengan harga 600an rupiah per Kwh, padahal biaya produksi sebenarnya mencapai 910 rupiah per Kwh, beda 300an rupiah ini lah yang ditutupi oleh subsidi dari pemerintah. Itu dengan asumsi harga minyak dunia ada di $90an per barrel. Sekarang harga minyak dunia sudah mencapai $140 per barrel. Kalo diitung2 PLN butuh subsidi lagi sebesar 22 Trilyun! Tp pemrintah ngga punya duit sgitu dan angkat tangan saat dimohon penambahan subsidi. Beliau menjelaskan bahwa 70% pengeluaran PLN adalah untuk membeli minyak bahan bakar pembangkit listrik. Beliau menyesalkan Indonesia terlena murahnya harga BBM di jaman suharto sehingga sebagian besar pembangkit listriknya menggunakan bahan bakar fosil. Ia berkata jikalau dulu Indonesia mengembangkan potensi panas bumi yang sangat melimpah di Indonesia, maka sekarang kita akan aman. Mungkin tugas kita untuk mengembangkan geothermal di Indonesia. Lo bayangin aja klo 70% duit PLN buat beli BBM, trus harga BBMnya naek gila2an tanpa ada kenaikan pendapatan PLN maupun kenaikan subsidi dari pemrintah, mau beli pake apaan tuh PLN? Trus katanya juga, 95% batu bara di China digunakan untuk negrinya sendiri dan hanya 5% yang diekspor. Sedangkan di Indonesia kebalikannya! 95% diekspor dan hanya 5% yang digunakan untuk kepentingan sendiri. Hal ini membuat PLN harus membeli batu bara hasil bumi Indonesia tanah air beta dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga untuk negara yang membeli batu bara dari Indonesia. Miris..

Sang pembicara menjelaskan krisis listrik di Indonesia akan terus berlangsung sampai 2010, karena proyek pembangkit listrik 10.000 MW belum dapat terealisasi dengan benar dan tersendat berbagai hal mulai dari pembebasan wilayah ataupun pemda setempat yang kurang mendukung. Kemaren gw baca di koran, pembangkit listrik yang bakal dibangun di Sumatra blum dapet izin dari gubernur sana padahal uda direkomendasiin untuk segera diberi izin oleh berbagai pihak. Fuh. Orang pemerintahan sendiri malah nyusahin aja..

Cukuplah membahas kekurangan2 pelistrikan Indonesia, yang harus ditekankan adalah aksi apa yang dapat kita lakukan untuk menghasilkan Win – Win solution untuk PLN dan masyarakat penggunanya. PLN sedang mengkampanyekan penghematan listrik dimana2. Katanya cukup dengan 50Watt saja setiap hari, apabila dikalikan jumlah pelanggan listrik PLN yang mencapai 7,9 juta pelanggan di Jawa Barat dan Banten, maka akan menekan penggunaan hampir 400 MW, setara sebuah pembangkit listrik katanya. Fuh.. dulu gw ngga percaya matiin beberapa lampu bisa ngebantu ngurangin bebannya PLN, tp skarang gw uda tau itung2annya.. cukup 50Watt! Mungkin setara 2 lampu doank! Apalagi kalo kita bisa berhemat lebih banyak lagi, terutama AC.. skarang gw lagi sakit flu juga jadinya AC pasang aja di suhu kamar trus dkasi timer. Tetep adem kok.. Trus yang masi suka nyalain komputer ampe ditinggal2, mungkin buat donlod film ato apapun. Cobalah untuk dikurangi, mungkin mengcopy dari teman adalah solusi yang baik. Cobalah bertanya pada para penggotong TV di gedung I, mungkin mereka ada koleksi baru.

Mari kawan ! berhemat ! 50 Watt saja sudah cukup ! mudah !

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s