The Warriors..

Tugas ARC kali ini adalah menceritakan sebuah film yang diputarkan pada saat pendidikan. Film yang berjudul Warrior of the Net ini berisi tentang visualisasi dari proses yang terjadi pada data saat kita ingin mengakses suatu website. Kita mulai dengan pengenalan karakter.

Pengenalan karakter:
1. TCP Packet
TCP packet adalah sebuah packet berisi data yang digunakan oleh TCP untuk melakukan pertukaran data dengan peer nya
2. ICMP Ping packet
Packet yang digunakan untuk mengetes, apakah suatu host dapat diakses dalam sebuah jaringan IP
3. UDP Packet
Packet yang digunakan untuk mengirimkan pesan pendek yang disebut datagram antar sesama program dalam jaringan
4. Router
Komputer yang software dan hardwarenya diperuntukkan untuk melakukan routing dan forwarding. Router menyambungkan dua atau lebih subnet.
5. Ping of Death
Packet yang mengandung lebih dari 65,536 byte, yang merupakan jumlah maksimum dari ukuran IP packet. Ping semacam ini dapat mengakibatkan crash pada komputer penerima ping.
6. Router Switch
Suatu alat dalam jaringan yang menghubungkan beberapa segment dalam network.

Sekarang, kita masuk ke dalam prosesnya.

Untuk memudahkan analogi, kita anggap komputer kita memiliki kantor pos. Saat kita mengklik suatu link website, kita mengirimkan data kepada ‘kantor pos’ di dalam komputer kita. Data ini dapat dianalogikan sebagai surat. Di dalam ‘kantor pos’ ini, data kita akan dimasukkan ke dalam packet-packet (anggap sebagai amplop) oleh IP. Kemudian packet-packet ini akan diberikan label mengenai pengirim, penerima dan tipenya. Saat packet akan keluar, packet tersebut ditamhakan label tambahan yang berisi alamat web yang nanti akan diperiksa oleh proxy.

Setelah proses tersebut, packet akan masuk ke dalam LAN (anggap sebagai jalanan kecil) yang menghubungkan network ke dalam suatu strukrur bangunan secara fisik. Kemudian router akan membaca label alamat pada tiap packet dan memindahkannya ke network lain bila perlu. Setelah itu packet akan menuju router switch yang bertugas mengarahkan packet sesuai dengan alamat tujuan.

Kemudian packet-packet yang ada akan diambil dan dikirim ke proxy. Proxy berfungsi untuk menjaga kepadatan traffic internet dan juga keamanannya (polisi lalu lintasnya gitu kali yah?). Kemudian proxy akan melihat isi dari packet dan alamat tujuan packet tersebut. Packet yang alamat tujuannya diizinkan oleh proxy akan diteruskan, sedangkan yang tidak diizinkan akan dimusnahkan. Packet yang diteruskan oleh proxy akan diteruskan lewat firewall yang memiliki dua fungsi yaitu untuk mencegah barang2 berbahaya dari internet masuk ke dalam intranet dan mencegah informasi rahasia bocor keluar. Di firewall itu ada beberapa port:

port 53: DNS
port 80: HTTP
port 21: FTP
port 23: TELNET
port 25: e-mail

Setelah melewati firewall, router akan mengatur packet-packet tersebut ke bandwith yang lebih kecil lagi.

Abis itu barulah packet akan masuk ke dalam jaringan internet (jalan bessaaaarrr!!). Packet data akan dikirim melalui berbagai jalur, satelit, gelombang radio, kabel optik maupun kabel dasar laut. Untuk packet yang hancur, apabila tidak ada konfirmasi packet sudah diterima, IP akan mengirim packet penggantinya. Dan sekali lagi packet akan menemui firewall.

Satu persatu, packet yang sampai akan dibongkar dan data di dalamnya(dalam hal ini data berisi permintaan akan sebuah informasi) akan diteruskan ke aplikasi pada web server. Packet yang kosong akan digunakan lagi untuk mengirim aliran data yang diminta oleh kita dari web server ke komputer kita, sekali lagi melalui jalan yang sama, hanya saja dibalik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s