Radio Amatir..

Radio amatir yang juga disebut ‘ham radio’ merupakan suatu layanan penyampaian informasi dengan menggunakan sarana frekuensi radio yang sekaligus merupakan sebuah hobi. Sebenarnya radio amatir sama sekali bukan berarti para penggunanya adalah orang-orang yang amatiran, melainkan disebut radio amatir karena layanan informasi ini tidaj boleh dikomersialkan.

Menurut data-data yang didapat, radio amatir mulai berkembang pada tahin 1920an, dan sampai sekarang, radio amatir telah memberikan konstribusi yang tidak kecil dalam berbagai bidang seperti pada bidang sains, engineering, industri, dan layanan sosial.

Berbeda dengan lampu, mesin uap dan penemuan2 lain yang jelas siapa penemunya, ternyata penemu radio bisa dibilang tidak jelas siapa. Beberapa nama disebut-sebut sebagai penemu radio seperti Heinrich Rudolf Hertz (1888), Nikola Tesla, Guglielmo Marconi, Amos Dolbear, Reginald Fessenden, James Clerk Maxwell, Sir Oliver Lodge, Mahlon Loomis, Nathan Stubblefield, and Alexander Popov. Beberapa nama terdengar asing, dan sebagian sudah pernah kita dengar sebagai penemu.

Pada tahun 1912, batas siaran radio amatir sempat dibatasi menjadi hanya 200 meter oleh pemerintah Amerika. Karena kecilnya wilayah yang dicakupi, radio amatir dianggap kurang berguna dan membuat pesertanya berkurang sebanyak 88%. Radio amatir juga sempat dihentikan pada tahun 1917, yaitu pada saat terjadinya perang dunia pertama, dan kembali diizinkan pada tanggal 1 Oktober 1919.

Hebatnya, walau telah diterjang berbagai cobaan *halah..*, perkembangan radio amatir tidak berhenti. Pada tanggal 27 November 1923, percakapan radio amatir lintas samudra antara Amerika dan Inggris terjadi. Dan menyusul di tahun-tahun berikutnya amerika utara dengan amerika selatan, amerika selatan dengan New Zealand, Amerika Utara dengan New Zealand, dan New Zealand dengan London.

Ternyata sampai sekarang pun radio amatir masih memiliki komunitasnya sendiri. Biasanya radio amatir dijalankan hanya sebagai hobi maupun sarana penyampaian informasi.

Advertisements

Apache.. Apache.. Apache?

Jujur gw ngga tau apaan tuh Apache web server.. justru masuk ARC biar bsa tau bgini2an kan? Hehe.. Apache HTTP Server atau biasanya disebut ‘Apache’ doank, merupakan suatu aplikasi untuk menangani suatu server. Intinya Apache adalah suatu aplikasi yang dapat mengerti bahasa2 HTTP dan bisa menangani permintaan informasi dari para user.

Data-data singkat Apache :

  1. Desainer : Robert McCool
  2. Developer : Apache Software Foundation
  3. Rilis pertama : 1996
  4. Bahasa Pemrograman : C
  5. Operating System : Cross-Platform
  6. License : Apache License 2.0
  7. Website : http://httpd.apache.org/

Selidik punya selidik, konon nama ‘Apache’ diambil untuk menghormati suku indian asli dengan nama yang sama yang terkenal dengan ketahanan dan keahlian perangnya, lhoh! Ternyata maknanya dalam juga..

Apache termasuk sebagai software open source, sehingga semua orang boleh menggunakannya maupun memodifikasinya.. alias gratiss! Apache dirilis pada tahun 1996 dan langsung menjadi aplikasi web server yang paling populer. Kepopulerannya sempat turun pada tahun 2005 karena Microsoft Internet Information Services .

Apache dapat mensupport website statis maupun dinamis. Ia juga memiliki banyak fitur, diantaranya memiliki banyak bahasa pemrograman yang didukung : mod_perl, mod_python, Tcl, dan PHP. Fitur lainnya adalah Apache dapat mensupport SSL dan TLS, custom log file, URL rewriter, filtering support, kompresi file dan proxy. Ia juga mampu melakukan hosting bagi beberapa website sekaligus di salam mesin yang sama. Apache juga sudah memiliki GUI sehingga mudah dioperasikan.

Sumber : Wikipedia

The Warriors..

Tugas ARC kali ini adalah menceritakan sebuah film yang diputarkan pada saat pendidikan. Film yang berjudul Warrior of the Net ini berisi tentang visualisasi dari proses yang terjadi pada data saat kita ingin mengakses suatu website. Kita mulai dengan pengenalan karakter.

Pengenalan karakter:
1. TCP Packet
TCP packet adalah sebuah packet berisi data yang digunakan oleh TCP untuk melakukan pertukaran data dengan peer nya
2. ICMP Ping packet
Packet yang digunakan untuk mengetes, apakah suatu host dapat diakses dalam sebuah jaringan IP
3. UDP Packet
Packet yang digunakan untuk mengirimkan pesan pendek yang disebut datagram antar sesama program dalam jaringan
4. Router
Komputer yang software dan hardwarenya diperuntukkan untuk melakukan routing dan forwarding. Router menyambungkan dua atau lebih subnet.
5. Ping of Death
Packet yang mengandung lebih dari 65,536 byte, yang merupakan jumlah maksimum dari ukuran IP packet. Ping semacam ini dapat mengakibatkan crash pada komputer penerima ping.
6. Router Switch
Suatu alat dalam jaringan yang menghubungkan beberapa segment dalam network.

Sekarang, kita masuk ke dalam prosesnya.

Untuk memudahkan analogi, kita anggap komputer kita memiliki kantor pos. Saat kita mengklik suatu link website, kita mengirimkan data kepada ‘kantor pos’ di dalam komputer kita. Data ini dapat dianalogikan sebagai surat. Di dalam ‘kantor pos’ ini, data kita akan dimasukkan ke dalam packet-packet (anggap sebagai amplop) oleh IP. Kemudian packet-packet ini akan diberikan label mengenai pengirim, penerima dan tipenya. Saat packet akan keluar, packet tersebut ditamhakan label tambahan yang berisi alamat web yang nanti akan diperiksa oleh proxy.

Setelah proses tersebut, packet akan masuk ke dalam LAN (anggap sebagai jalanan kecil) yang menghubungkan network ke dalam suatu strukrur bangunan secara fisik. Kemudian router akan membaca label alamat pada tiap packet dan memindahkannya ke network lain bila perlu. Setelah itu packet akan menuju router switch yang bertugas mengarahkan packet sesuai dengan alamat tujuan.

Kemudian packet-packet yang ada akan diambil dan dikirim ke proxy. Proxy berfungsi untuk menjaga kepadatan traffic internet dan juga keamanannya (polisi lalu lintasnya gitu kali yah?). Kemudian proxy akan melihat isi dari packet dan alamat tujuan packet tersebut. Packet yang alamat tujuannya diizinkan oleh proxy akan diteruskan, sedangkan yang tidak diizinkan akan dimusnahkan. Packet yang diteruskan oleh proxy akan diteruskan lewat firewall yang memiliki dua fungsi yaitu untuk mencegah barang2 berbahaya dari internet masuk ke dalam intranet dan mencegah informasi rahasia bocor keluar. Di firewall itu ada beberapa port:

port 53: DNS
port 80: HTTP
port 21: FTP
port 23: TELNET
port 25: e-mail

Setelah melewati firewall, router akan mengatur packet-packet tersebut ke bandwith yang lebih kecil lagi.

Abis itu barulah packet akan masuk ke dalam jaringan internet (jalan bessaaaarrr!!). Packet data akan dikirim melalui berbagai jalur, satelit, gelombang radio, kabel optik maupun kabel dasar laut. Untuk packet yang hancur, apabila tidak ada konfirmasi packet sudah diterima, IP akan mengirim packet penggantinya. Dan sekali lagi packet akan menemui firewall.

Satu persatu, packet yang sampai akan dibongkar dan data di dalamnya(dalam hal ini data berisi permintaan akan sebuah informasi) akan diteruskan ke aplikasi pada web server. Packet yang kosong akan digunakan lagi untuk mengirim aliran data yang diminta oleh kita dari web server ke komputer kita, sekali lagi melalui jalan yang sama, hanya saja dibalik.

Masa Depan World Wide Web..

Sekarang tugas ARC yang tentang www 10 tahun mendatang (yang dsuru bkin file html itu), tapi katanya dsuru bercerita waktu bikin nih tugas… agak ga ngerti juga sih maksudnya apa.. tapi, asumsi gw : waktu gw ngerjain tugas ini, gw ngapain aja. Yup, dengan asumsi itu.. gw mulai menulis post ini..

Waktu ada tugas kayak gitu, gw mulai berangan-angan, bakal kayak apa sih www 10 tahun lagi? Trus kak sakti berangan-angan mungkin 10 tahun mendatang suatu komputer tidak memerlukan OS untuk beroperasi, cukup dengan bios yang otomatis akan mengakses OS berbasis web. Bisa jadi..

Gw punya angan-angan sendiri, pasti 10 tahun mendatang semua orang bakal ngerasain yang namanya internet. Internet bakal jadi hal yang murah dan mudah untuk didapat. Jadi bekerja dari rumah tanpa perlu ke kantor bukanlah impian. Semua pekerjaan dapat diselesaikan di depan komputer tanpa harus ada di kantor. Mungkin juga semua aplikasi-aplikasi yang sekarang ini harus kita install, 10 tahun mendatang dapat dengan mudah dijalankan dari browser kita, dengan web tentunya.

Pokoknya, pasti perkembangan web 10 tahun mendatang bakalan sangat pesat dan ngga gampang untuk dibayangkan sekarang ini. Can’t wait.. hihi..